Senin, 17 Desember 2012

1. Pengertian statistik
Statistik adalah kumpulan data, bilangan maupun non bilangan yang disusun dalam table dan atau diagram yang melukiskan suatu persoalan.

2. Pengertian statistika
Statistika adalah pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan data, pengolahan atau penganalisaannya dan penarikan kesimpulan berdasarkan kumpulan data dan penganalisaan yang dilakukan.

3. Pengertian statistika pendidikan
Statistik pendidikan adalah statistik dalam pengertian sebagai ilmu pengetahuan,yaitu ilmu pengetahuan yang membahas atau mempelajari dan memperkembangkan prinsip-prinsip metode, dan prosedur yang perlu ditempuh atau dipergunakan,dalam rangka pengumpulan, penyusunan,penyajian,penganalisaan bahan keterangan yang berwujud angka mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan (khususnya proses belajar-mengajar),dan penarikan kesimpulan,pembuatan perkiraan serta ramalan secara ilmiah (dalam hal ini secara matematik) atas dasar kumpulan bahan keterangan yang berwujud angka.

4. Pengertian data statistik
Data Statistik adalah data yang berwujud angka atau bilangan.

5. Macam-macam data statistik dan contoh nya

MENURUT SUMBER DAN PENGGUNAANNYA:

1.Data Internal Yaitu data yang menggambarkan keadaan atau kegiatan suatu badan yang dikumpulkansendiri dan hasil datanya digunakan oleh badan itu sendiri. Contoh:-Data pengeluaran keuangan untuk membayar biaya produksi perusahaan tekstil-Data hasil produksi pabrik mie “sedaap”.

2.Data Eksternal Yaitu data yang menggambarkan keadaan atau kegiatan di luar badan dan data tersebuttidak terdapat dalam aktivitas intern suatu badan. Contoh:-Bagi perusahaan “LG”, data daya beli masyarakat terhadap barang produksinya(seperti TV “
Turbo Swing ”) adalah data eksternal perusahaan tersebut-Data tingkat kepuasan masyarakat terhadap barang produksi menjadi tolok ukur dalammengembangkan daerah pemasaran.

MENURUT CARA MEMPEROLEHNYA:

1.Data Primer Yaitu data yang dikumpulkan dan diolah sendiri oleh suatu badan secara langsung sertaditerbitkan oleh badan itu pula .Contoh:-Sensus penduduk oleh BPS, dihasilkan data primer langsung dari penduduk -Data pengeluaran beras di gudang penyimpanan BULOG.

2.Data Sekunder Yaitu data yang dilaporkan oleh suatu badan sedang badan ini tidak secara langsungmengumpulkan sendiri tapi diperoleh dari pihak lain yang telah mengumpulkannya. Contoh: Data kenaikan atau penurunan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing dari BEJ-Pemeriksaan dan pendataan ulang barang impor di pelabuhan dari pihak bea cukai.

MENURUT SIFATNYA: Data Kualitatif Yaitu kemungkinan observasi yang tidak dinyatakan dengan angka-angka.

Contoh:-Nilai rupiah sangat kuat.

a. Pengangguran dan kemiskinan meningkat tajam.

Data Kuantitatif Yaitu serangkaian observasi atau pengajaran yang dapat dinyatakan dengan angka-angka.

Contoh:-Nilai rupiah Rp 9.250,00 per US$ di akhir tahun 2006

b. Jumlah pengungsi akibat banjir di Jakarta sebanyak 1423 jiwaData kuantitatif terbagi atas:a.Data DiskritYaitu data yang hanya mempunyai sejumlah terbatas nilai-nilai.Contoh:-Jumlah mahasiswa di sebuah universitas-Banyaknya masyarakat yang memakai kendaraan roda dua di daerah Purwokerto b.Data KontinuYaitu data yang secara teoritis dapat menjalani setiap nilai. Disebut juga nilai pengamatan kuantitatif kontinyu.Contoh:-Pengukuran debit air di bendungan-Pengukuran tingkat curah hujan di daerah Bandung.

MENURUT WAKTU PENGUMPULAN:

1.Data Cross Section Yaitu data yang dikumpulkan pada suatu waktu tertentu yang bisa menggambarkankeadaan atau kegiatan pada waktu tersebut.Contoh:-Data jumlah TKI yang meninggal pada tahun 2006 akibat kekerasan menggambarkankurangnya perlindungan keselamatan TKI di luar negeri-Bencana meluasnya lumpur lapindo menandakan kurang seriusnya pemerintah dalammenangani korban bencana tersebut.

2.Data Time SeriesYaitu data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu sehingga ada perkembangannya(trend )yang menunjukkan arah secara umum. Garistrend sangat berguna untuk membuatramalan (forecasting) yang dibutuhkan bagi perencanaan.

Masalah paling dasar dari persoalan statistik adalah menentukan populasi data. Secara umu, populasi bisa didefinisikan sebagai sekumpulan data yang mengidentifikasi suatu fenomena. Sebenarnya, definisi populasi lebih tergantung dari kegunaan dan relevansi data yang dikumpulkan. Populasi dalam statistik tidak hanya terbatas pada masalah-masalah manusia atau bisnis, namun dapat lebih luas cakupannya.

6. Cara-cara pengumpulan data :

1. Observasi

observasi atau pengamatan melibatkan semua indera penglihatan, penciuman,
pendengaran,pembau dan perasa. Observasi itu digunakan untuk mengumpulkan informasi yang didapat baik dari buku maupun pengalaman. Jadi,observasi merupakan suatu metode pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti untuk mencatat kejadian atau peristiwa dengan menyaksikannya.

2. Wawancara

wawancara merupakan teknik pengambilan data dimana peneliti langsung berdialog dengan responden untuk menggali informasi dari responden. Teknik wawancara memakan waktu dan biaya yang sangat besar untuk sampel yang cukup besar dan tersebar. Wawancara berarti komunikasi antara pewawancara dan orang yang diwawancara, hal ini cenderung menimbulkan perbedaan interpretasi antara keduanya. Namun dengan wawancara dapat diperoleh informasi lebih lengkap.

Wawancara terbagi menjadi 2 :

a. Wawancara Terstruktur

b. Wawancara Tidak Terstruktur

3. Kuesioner

Kuesioner merupakan metode penelitian yang harus dijawab responden untuk menyatakan pandangannya terhadap suatu persoalan. Sebaiknya pertanyaan dibuat dengan bahasa sederhana yang mudah dimengerti dan kalimat-kalimat pendek dengan maksud yang jelas.

7. Pengertian Populasi

Populasi adalah keseluruhan dari karasteristik atau unit hasil pengukuran yang menjadi obyek penelitian.

Populasi terbagi dua, yaitu :

1. Populasi terbatas, populasi yang mempunyai sumber data yang jelas batasnya secara kuantitatif sehingga dapat dihutung jumlahnya.

Contoh: Jumlah Penduduk, jumlah mahasiswa yang mendapat bea siswa.

2. Populasi tak terbatas, Sumber datanya tidak dapat ditentukan batas-batasnya sehingga relative tidak dapat dinyatakan dalam bentuk jumlah :

Contoh: Mencari logam mulia (mendulang emas)

Berdasarka sifatnya, populasi terbagi dua :

1. Populasi homogen, adalah sumber data yang unsurnya memiliki sifat yang sama sehingga tidak perlu mempersoalkan jumlahnya secara kuantitatif.

2. Populasi Heterogen, adalah sumber data yang umumnya memiliki sifat atau keadaan yang berbeda (bervariasi, sehingga perlu ditetapkan batas-batasnya, baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif.

8. Pengertian Sampel adalah sebagai bagian dari populasi, Masalah sampel dalam suatu penelitian timbul disebabkan oleh hal berikut:

1).Penelitian bermaksud mereduksi objek penelitian sebagai akibat dari besarnya jumlah populasi, sehingga harus meneliti sebagian saja dari populasi.

2).Penelitian bermaksud mengadakan generalisasi dari hasil penelitiannya dalam arti mengenakan kesimpulan-kesimpulan kepada objek, gejala, atau kejadian yang luas.

Pengertian Sampel menurut Wikipedia: Sampel merupakan bagian dari populasi yang ingin diteliti; dipandang sebagai suatu pendugaan terhadap populasi, namun bukan populasi itu sendiri. Sampel dianggap sebagai perwakilan dari populasi yang hasilnya mewakili keseluruhan gejala yang diamati. Ukuran dan keragaman sampel menjadi penentu baik tidaknya sampel yang diambil. Terdapat dua cara pengambilan sampel, yaitu secara acak (random)/probabilita dan tidak acak (non-random)/non-probabilita.

Sampel adalah sebagai bagian dari populasi, Masalah sampel dalam suatu penelitian timbul disebabkan oleh hal berikut:

1).Penelitian bermaksud mereduksi objek penelitian sebagai akibat dari besarnya jumlah populasi, sehingga harus meneliti sebagian saja dari populasi.

2).Penenlitian bermaksud mengadakan generalisasi dari hasil penelitiannya dalam arti mengenakan kesimpulan-kesimpulan kepada objek, gejala, atau kejadian yang luas.

9. Variabel adalah suatu besaran yang dapat diubah atau berubah sehingga mempengaruhi peristiwa atau hasil penelitian. Dengan menggunakan variabel, kita akan mmeperoleh lebih mudah memahami permasalahan. Hal ini dikarenakan kita seolah-olah seudah mendapatkan jawabannya. Biasanya bentuk soal yang menggunakan teknik ini adalah soal counting (menghitung) atau menentuakan suatu bilangan. Dalam penelitian sains, variable adalah bagian penting yang tidak bisa dihilangkan.