1. Pengertian statistik
Statistik adalah kumpulan data, bilangan maupun non bilangan yang
disusun dalam table dan atau diagram yang melukiskan suatu persoalan.
2. Pengertian statistika
Statistika adalah pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara
pengumpulan data, pengolahan atau penganalisaannya dan penarikan
kesimpulan berdasarkan kumpulan data dan penganalisaan yang dilakukan.
3. Pengertian statistika pendidikan
Statistik pendidikan adalah statistik dalam pengertian sebagai ilmu
pengetahuan,yaitu ilmu pengetahuan yang membahas atau mempelajari dan
memperkembangkan prinsip-prinsip metode, dan prosedur yang perlu
ditempuh atau dipergunakan,dalam rangka pengumpulan,
penyusunan,penyajian,penganalisaan
bahan keterangan yang berwujud angka mengenai hal-hal yang berkaitan
dengan pendidikan (khususnya proses belajar-mengajar),dan penarikan
kesimpulan,pembuatan perkiraan serta ramalan secara ilmiah (dalam hal
ini secara matematik) atas dasar kumpulan bahan keterangan yang berwujud
angka.
4. Pengertian data statistik
Data Statistik adalah data yang berwujud angka atau bilangan.
5. Macam-macam data statistik dan contoh nya
MENURUT SUMBER DAN PENGGUNAANNYA:
1.Data Internal Yaitu data yang menggambarkan keadaan atau kegiatan
suatu badan yang dikumpulkansendiri dan hasil datanya digunakan oleh
badan itu sendiri. Contoh:-Data pengeluaran keuangan untuk membayar
biaya produksi perusahaan tekstil-Data hasil produksi pabrik mie
“sedaap”.
2.Data Eksternal Yaitu data yang menggambarkan
keadaan atau kegiatan di luar badan dan data tersebuttidak terdapat
dalam aktivitas intern suatu badan. Contoh:-Bagi perusahaan “LG”, data
daya beli masyarakat terhadap barang produksinya(seperti TV “
Turbo
Swing ”) adalah data eksternal perusahaan tersebut-Data tingkat kepuasan
masyarakat terhadap barang produksi menjadi tolok ukur
dalammengembangkan daerah pemasaran.
MENURUT CARA MEMPEROLEHNYA:
1.Data Primer Yaitu data yang dikumpulkan dan diolah sendiri oleh suatu
badan secara langsung sertaditerbitkan oleh badan itu pula
.Contoh:-Sensus penduduk oleh BPS, dihasilkan data primer langsung dari
penduduk -Data pengeluaran beras di gudang penyimpanan BULOG.
2.Data Sekunder Yaitu data yang dilaporkan oleh suatu badan sedang badan
ini tidak secara langsungmengumpulkan sendiri tapi diperoleh dari pihak
lain yang telah mengumpulkannya. Contoh: Data kenaikan atau penurunan
nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing dari BEJ-Pemeriksaan dan
pendataan ulang barang impor di pelabuhan dari pihak bea cukai.
MENURUT SIFATNYA: Data Kualitatif Yaitu kemungkinan observasi yang tidak dinyatakan dengan angka-angka.
Contoh:-Nilai rupiah sangat kuat.
a. Pengangguran dan kemiskinan meningkat tajam.
Data Kuantitatif Yaitu serangkaian observasi atau pengajaran yang dapat dinyatakan dengan angka-angka.
Contoh:-Nilai rupiah Rp 9.250,00 per US$ di akhir tahun 2006
b. Jumlah pengungsi akibat banjir di Jakarta sebanyak 1423 jiwaData
kuantitatif terbagi atas:a.Data DiskritYaitu data yang hanya mempunyai
sejumlah terbatas nilai-nilai.Contoh:-Jumlah mahasiswa di sebuah
universitas-Banyaknya masyarakat yang memakai kendaraan roda dua di
daerah Purwokerto b.Data KontinuYaitu data yang secara teoritis dapat
menjalani setiap nilai. Disebut juga nilai pengamatan kuantitatif
kontinyu.Contoh:-Pengukuran debit air di bendungan-Pengukuran tingkat
curah hujan di daerah Bandung.
MENURUT WAKTU PENGUMPULAN:
1.Data Cross Section Yaitu data yang dikumpulkan pada suatu waktu
tertentu yang bisa menggambarkankeadaan atau kegiatan pada waktu
tersebut.Contoh:-Data jumlah TKI yang meninggal pada tahun 2006 akibat
kekerasan menggambarkankurangnya perlindungan keselamatan TKI di luar
negeri-Bencana meluasnya lumpur lapindo menandakan kurang seriusnya
pemerintah dalammenangani korban bencana tersebut.
2.Data Time
SeriesYaitu data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu sehingga ada
perkembangannya(trend )yang menunjukkan arah secara umum. Garistrend
sangat berguna untuk membuatramalan (forecasting) yang dibutuhkan bagi
perencanaan.
Masalah paling dasar dari persoalan statistik
adalah menentukan populasi data. Secara umu, populasi bisa didefinisikan
sebagai sekumpulan data yang mengidentifikasi suatu fenomena.
Sebenarnya, definisi populasi lebih tergantung dari kegunaan dan
relevansi data yang dikumpulkan. Populasi dalam statistik tidak hanya
terbatas pada masalah-masalah manusia atau bisnis, namun dapat lebih
luas cakupannya.
6. Cara-cara pengumpulan data :
1. Observasi
observasi atau pengamatan melibatkan semua indera penglihatan, penciuman,
pendengaran,pembau dan perasa. Observasi itu digunakan untuk
mengumpulkan informasi yang didapat baik dari buku maupun pengalaman.
Jadi,observasi merupakan suatu metode pengumpulan data yang dilakukan
oleh peneliti untuk mencatat kejadian atau peristiwa dengan
menyaksikannya.
2. Wawancara
wawancara merupakan
teknik pengambilan data dimana peneliti langsung berdialog dengan
responden untuk menggali informasi dari responden. Teknik wawancara
memakan waktu dan biaya yang sangat besar untuk sampel yang cukup besar
dan tersebar. Wawancara berarti komunikasi antara pewawancara dan orang
yang diwawancara, hal ini cenderung menimbulkan perbedaan interpretasi
antara keduanya. Namun dengan wawancara dapat diperoleh informasi lebih
lengkap.
Wawancara terbagi menjadi 2 :
a. Wawancara Terstruktur
b. Wawancara Tidak Terstruktur
3. Kuesioner
Kuesioner merupakan metode penelitian yang harus dijawab responden
untuk menyatakan pandangannya terhadap suatu persoalan. Sebaiknya
pertanyaan dibuat dengan bahasa sederhana yang mudah dimengerti dan
kalimat-kalimat pendek dengan maksud yang jelas.
7. Pengertian Populasi
Populasi adalah keseluruhan dari karasteristik atau unit hasil pengukuran yang menjadi obyek penelitian.
Populasi terbagi dua, yaitu :
1. Populasi terbatas, populasi yang mempunyai sumber data yang jelas
batasnya secara kuantitatif sehingga dapat dihutung jumlahnya.
Contoh: Jumlah Penduduk, jumlah mahasiswa yang mendapat bea siswa.
2. Populasi tak terbatas, Sumber datanya tidak dapat ditentukan
batas-batasnya sehingga relative tidak dapat dinyatakan dalam bentuk
jumlah :
Contoh: Mencari logam mulia (mendulang emas)
Berdasarka sifatnya, populasi terbagi dua :
1. Populasi homogen, adalah sumber data yang unsurnya memiliki sifat
yang sama sehingga tidak perlu mempersoalkan jumlahnya secara
kuantitatif.
2. Populasi Heterogen, adalah sumber data yang
umumnya memiliki sifat atau keadaan yang berbeda (bervariasi, sehingga
perlu ditetapkan batas-batasnya, baik secara kualitatif maupun secara
kuantitatif.
8. Pengertian Sampel adalah sebagai bagian dari
populasi, Masalah sampel dalam suatu penelitian timbul disebabkan oleh
hal berikut:
1).Penelitian bermaksud mereduksi objek penelitian
sebagai akibat dari besarnya jumlah populasi, sehingga harus meneliti
sebagian saja dari populasi.
2).Penelitian bermaksud mengadakan
generalisasi dari hasil penelitiannya dalam arti mengenakan
kesimpulan-kesimpulan kepada objek, gejala, atau kejadian yang luas.
Pengertian Sampel menurut Wikipedia: Sampel merupakan bagian dari
populasi yang ingin diteliti; dipandang sebagai suatu pendugaan terhadap
populasi, namun bukan populasi itu sendiri. Sampel dianggap sebagai
perwakilan dari populasi yang hasilnya mewakili keseluruhan gejala yang
diamati. Ukuran dan keragaman sampel menjadi penentu baik tidaknya
sampel yang diambil. Terdapat dua cara pengambilan sampel, yaitu secara
acak (random)/probabilita dan tidak acak (non-random)/non-probabilita.
Sampel adalah sebagai bagian dari populasi, Masalah sampel dalam suatu penelitian timbul disebabkan oleh hal berikut:
1).Penelitian bermaksud mereduksi objek penelitian sebagai akibat dari
besarnya jumlah populasi, sehingga harus meneliti sebagian saja dari
populasi.
2).Penenlitian bermaksud mengadakan generalisasi dari
hasil penelitiannya dalam arti mengenakan kesimpulan-kesimpulan kepada
objek, gejala, atau kejadian yang luas.
9. Variabel adalah
suatu besaran yang dapat diubah atau berubah sehingga mempengaruhi
peristiwa atau hasil penelitian. Dengan menggunakan variabel, kita akan
mmeperoleh lebih mudah memahami permasalahan. Hal ini dikarenakan kita
seolah-olah seudah mendapatkan jawabannya. Biasanya bentuk soal yang
menggunakan teknik ini adalah soal counting (menghitung) atau
menentuakan suatu bilangan. Dalam penelitian sains, variable adalah
bagian penting yang tidak bisa dihilangkan.